Headlines News :

Media Online Partner

Facebook Pages

Popular Posts

Sepasang Pelajar SMP Mesum Tepergok Warga Dipolisikan

GresikNews1, NGAWI-Sepasang pelajar kelas 9 SMP Negeri di Kabupaten Ngawi terpaksa diarak warga tim penyidik kepolisian. Ini menyusul, aksi mesum kedua pelajar itu, sangat meresahkan warga sekitar. Apalagi, aksi itu dilakukan sudah berulang kali.

Kedua pelajar bermesum ria dan akhirnya diperiksa di ruang tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Ngawi itu adalah TNA (16) warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 1 Karangjati selaku korban.

Sedangkan tersangkanya adalah IBP (16) warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi yang masih duduk dibangku kelas 9 SMP Negeri 2 Karangjati.

Keduanya digrebek warga sekitar sebelum diserahkan ke Polsek Karangjati dan akhirnya dilimpahkan ke Polres Ngawi.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya Rabu (23/4/2014) sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka IPB datang ke rumah korban dengan mengendarai motor. Saat itu, kedatangan tersangka diketahui warga sekitar lokasi. Termasuk motor tersangka yang disembunyikan di bawah pohon jambu samping rumah korban itu.

Saat itu, warga sengaja membiarkan aksi nekat tersangka itu. Karena merasa sepi, tersangka masuk ke dalam kamar korban secara sembunyi-sembunyi. Tersangka masuk ke kamar korban melalui jendela kamar. Akan tetapi, hingga pukul 23.00 WIB, tersangka tak kunjung keluar dari kamar korban.

Seketika itu, warga yang sudah lama menunggu, akhirnya menggerebeg rumah korban dengan menghubungi orangtua korban. Saat digerebeg di dalam kamar korban itu, warga menemukan tersangka dan korban.

"Saat dimintai keterangan, tersangka dan korban mengakui kedua pasangan kekasih ini baru berhubungan intim layaknya suami istri. Karena itulah, warga dan orangtua korban membawa keduanya ke Polsek Karangjati untuk diproses lebih lanjut," terang KBO Reskrim Polres Ngawi, Ipda Subandi kepada Surya, Kamis (24/4/2014).

Lebih jauh, Subandi mengungkapkan bukan hanya tersangka dan korban yang berhasil diamankan. Akan tetapi, tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya diantaranya beberapa pakaian milik korban serta kasur lantai yang digunakan untuk alas.

"Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua pasangan pelajar dibawa dan diperiksa di unit PPA Polres Ngawi untuk penyidikan lebih lanjut. Apalagi, keduanya masih dibawa umur," imbuhnya.

Korban TNA mengaku jika kekasihnya itu sudah 3 kali datang ke rumahnya secara sembunyi-sembunyi. Kedatangannya hampir selalu di malam hari. "Setiap datang, saya dibujuk untuk berbuat mesum. Jika menolak saya diancamkan akan diputus," ungkapnya.

Sementara tersangka IBP mengaku baru sekali berhubungan intim dengan korban. Selain itu, tersangka berdalih aksi nekat itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
"Tak ada paksaan, semua kami lakukan atas dasar saling mencintai. Kan kami pasangan kekasih," pungkasnya.(ARZ)

Curi Motor Tentara di Gresik Tertangkap di Suramadu

GresikNews1, SURABAYA - Pelaku pencurian motor ditangkap oleh Polsek Kenjeran di akses jembatan Suramadu. Dia adalah Jainul Arifin, warga Socah Bangkalan. Remaja berusia 19 tahun itu mencuri motor milik anggota TNI di Gresik.

Jainul mencuri motor Yamaha Vixion milik Pratu Fery anggota Batalyon 521 Malang, yang saat itu sedang diparkir di teras rumah korban di Duduk Sampean Gresik.

Saat mengetahui motor miliknya hilang, korban berinisiatif mencegat tersangka di akses jembatan Suramadu.

"Korban melapor pada kami, dan bersama-sama anggota mencegat tersangka di akses Jembatan Suramadu," kata Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Yudo Haryono, Kamis (24/4/2014).

Setelah ditunggu sekian lama, tersangka akhirnya muncul di akses Jembatan Suramadu. Korban yang mengenali motornya, langsung mengejar tersangka.

Menurut pengakuan tersangka, aksi pencurian itu dilakukan tiga orang. Setelah mencuri, tersangka yang bertugas mengantarkan motor hasil curiannya itu ke Madura.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku telah empat kali melakukan pencurian motor," kata Yudo.

Tidak hanya di Gresik, aksi tersangka selalu berpindah-pindah. Tersangka mengaku telah dua kali mencuri di Tuban, dan dua kali di Gresik. Sekali berhasil mencuri motor, tersangka mendapat bagian Rp 1 juta.(ARZ)

Pencuri Kotak Amal Musholla SPBU Tertangkap Satpam

GresikNews1,GRESIK - Perbuatan Dany Diwantoro, (25) warga Dasa Pilang RT .02. RW.05 Kecamatan Turi, Lamongan sungguh nekat. Sebab, dia mencuri uang kotak amal di musholla SPBU di Desa Banjarsari Kecamatan Cerme, Rabu (23/04). 
Namun, kelakuannya kepergok oleh petugas SPBU dan ditangkap. Alhasil, dia harus meringkuk di sel tahanan Polsek Cerme. 
Tertangkapnya tersangka pencuri kota amal tersebut berawal ketika Arifin (39) satpam SPBU yang diberitahu oleh salah temannya kalau ada seorang mengambil uang kotak amal di musholla.. 
Langsung saja, Arifin mengecek kebenarannya dengan melihat kotak amal yang kosong. Ternyata, Dany Diwantoro masih disitu dan langsung ditangkap. Pada saat bersamaan, Kanit Reskrim Polsek Cerme Ipda Mutlakin bersama dua anggotanya melakukan patroli, sehingga tersangka, langsung diamankan dan digelandang ke Mapolsek. 
Selain itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 kotak amal dan uang tunai sebanyak Rp 170 ribu. Dan tersangka ditahan, berdasarkan laporna Martono (48), karyawan SPBU, warga Perumahana Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. 
Kapolsek Cerme, AKP Irianto kepada awak media , membenarkan penangkapan pencuri kotak amal itu. "Tersangka langsung diamankan petugas, kawatir dihakimi massa dan dikurung di sel tahanan"tegasnya. 
Atas perbuatanya, tersangka Dany Diwantoro dijerat melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(ARZ)

Partai Golkar Dominasi Suara Terbanyak di Gresik

Gresiknews1.Gresik - Partai berlambang pohon beringin, Golkar mendominasi perolehan suara pemilu legislatif di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sesuai hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) wilayah setempat.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaran KPU Gresik Ahmad Roni, Kamis mengatakan, rencananya hasil keseluruhan rekapitulasi KPU Gresik akan dilaporkan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur di Hotel Singgasana, Surabaya, malam ini.

"Jadwal kita melaporkan hasil rekapitulasi pelaksanaan Pileg 2014 wilayah Gresik nanti pukul 16.00 WIB sore di Surabaya. Dan dari total hasil hitungan Partai Golkar memang mendominasi suara di Gresik, disusul PKB, PPP dan PDI Perjuangan," tuturnya.

Roni menjelaskan, partai yang dipimpin Bupati Gresik Sambari Halim Radianto itu memperoleh 11 kursi, disusul PKB dengan 8 kursi, PPP dengan 7 kursi, PDIP, PD serta Gerindra masing-masing 6 kursi, serta PAN 5 kursi dan Nasdem 1 kursi.

"Hasil pileg tahun ini sangat berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, sebab tahun lalu selalu dikuasai PKB untuk wilayah Kabupaten Gresik, yakni dua periode berturut-turut 2004-2009 serta 2009-2014," ucapnya.

Roni mengaku, selama proses rekapitulasi pihaknya tidak menemukan masalah, meski sebelumnya dikabarkan akan terjadi kericuhan karena banyaknya simpatisan partai politik yang hadir.

Sehingga KPU langsung bekerja sama dengan Polres Gresik melakukan pengamanan dengan melibatkan 15 personel kepolisian ditambah dengan 5 anggota TNI serta 3 satpol PP untuk bersiaga mengawal berlangsungnya rekapitulasi.

"Kita bersyukur rekapitulasi yang kita lakukan mulai tanggal 18 hingga 20 April 2014 tidak ada persoalan, sehingga hari ini pun bisa langsung kita laporkan dalam rapat pleno terbuka di KPU Jatim," katanya.(ARZ)

Pertamina Gelar Latihan Penanggulangan Darurat di Depo Perak

Gresiknews1,Surabaya - PT Pertamina menggelar pelatihan Organisasi Keadaan Darurat (OKD) di depot LPG yang digelar hari ini .

“Melalui latihan OKD ini kita bisa melatih kesiapan tim penanggulangan keadaan darurat di lokasi maupun di Region dan menumbuhkan alert system di semua lini jika kondisi darurat yang sesungguhnya terjadi,” ujar asisstant Manager External Relations Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari, Rabu (23/04/2014).

Adapun skenario yang digunakan dalam latihan keadaan darurat kali ini adalah terbakarnya salah satu tanki di Depot LPG Perak. "Begitu kondisi diketahui, maka Organisasi Keadaan Darurat (OKD) yang dpimpin oleh GM Marketing Operation Region V dijalankan," tambahnya. 

Penanganan yang dilakukan terdiri dari upaya pemadaman tanki yang terbakar, pencegahan terbakarnya material lain, evakuasi korban dan kordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dinas kebakaran, kepolisian, rumah sakit hingga penanganan masyarakat. 

Pencegahan dan penanganan keadaan darurat merupakan hal yang mendapat perhatian utama perusahaan terutama dari aspek Health Safety Security Environment (HSSE). 

Hal ini mengingat lokasi operasional Pertamina merupakan Objek Vital Nasional karena bertugas menjalankan amanah pemerintah dalam menyalurkan BBM dan LPG baik subsidi maupun non subsidi yang telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Semua lokasi operasi Pertamina pun dilengkapi dengan peralatan safety yang mendukung mulai dari APAR, pemadam beroda, dan perlengkapan safety lainnya. 

Semua pekerja Pertamina pun diwajibkan mengikuti pelatihan HSSE di Pertamina HSSE Training Center di Sungai Gerong Palembang, yang merupakan lokasi training terintgrasi.(ARZ)

Jaksa Cantik Crimea Kian Terkenal

Gresiknews1,Moskow – Sebuah tayangan di YouTube menampilkan Jaksa Agung Crimea Natalia Poklonskaya meraih popularitas yang menyamai bintang pop ternama dunia, ujar produser musik Rusia kepada RIA Novosti, Senin (21/4/2014).

“Bagaimana popularitas seperti itu diraih di Internet saat ini? Tren demam merebak meraih momentum. Dan saya bisa menerima bahwa publik memang menyukai wanita cantik ini,”tutur Iosif Prigozhin kepada RIA Novosti.

Selama lima hari belakangan, jumlah orang yang menyaksikan tayangan video Poklonskaya di YouTube berkembang dari sekitar satu juta kini sudah mencapai enam juta. kKni menjadi video itu paling populer di web dan setara dengan para bintang pop dunia.

Menurut statistik YouTube yang dirilis Senin, tayangan video rapper dan produser Pitbull berjudul “Wild Wild Love” ditonton oleh 5,7 juta pemirsa dalam tiga pekan. Sementara video Rihana dan Eminem berjuluk “Numb” ditonton oleh hanya dua juta pemirsa.

Video Jaksa Agung Polonskaya berjudul “Nyash Mash” dibikin semacam kolase dari cuplikan laporan televisi Rusia, konferensi pers dan kartun Jepang oleh blogger Enjoykin. Polonskaya melantunkan kalimat: “Kita tidak memiliki hak moral untuk duduk berdiam diri. Tugas kita adalah memperbaiki kinerja kejaksaan di negeri ini.”

Polonskaya yang baru berusia 33 tahun ditunjuk sebagai jaksa agung "Republik Crimea" bulan lalu. Ia bilang mau mengambil jabatan itu karena “tak bisa mentolerir keadaan tanpa hukum dan ingin menunjukkan kepada masyarakat ada perlindungan, ada hukum dan setiap orang sama di hadapan hukum, dan kekuasaan juga ada, yaitu kekuasaan rakyat.

Media Rusia RIA Novosti berani mengklaim bahwa Crimea, yang dulunya bagian dari Ukraina, menggelar referendum reunifikasi dengan Rusia pada 16 Maret sebagai reaksi dari retorika kaum nasionalis yang baru memimpin Ukraina di Kiev. Lebih dari 96 persen pemilih Crimea mendukung integrasi dengan Federasi Rusia, dan sebuah perjanjian reunifikasi ditanda tangani pada 18 Maret.

Sebuah referendum tergesa-gesa dan hasilnya sah-sah saja bagi Crimea dan Rusia. Masyarakat internasional cuma bisa bergumam melihat kedigdayaan pemimpin Rusia penyandang sabuk hitam taekwondo: Presiden Vladimir Putin.

Putin merajalela menunjukkan sifat hawkish-nya untuk mengabari dunia bahwa Rusia menguasai sumber daya gas melimpah yang menghangatkan air untuk mandi dan listrik di rumah-rumah Ukraina. Eropa berhitung kembali bila ingin mencerca invasi Rusia ke Crimea, dan tak serta merta membebek AS menjatuhkan sanksi, ya sebab gas melimpah itu.(ARZ)

PBR Sukses Tahan Persegres 0-0 di Gresik

Gresiknews1,Gresik - Pelita Bandung Raya (PBR) sukses menahan imbang tuan rumah Persegres Gresik 0-0 di laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (23/4/2014).

PBR banyak menekan Persegres setelah bermain 10 pemain akibat Jimmy Suparno menerima 2 kartu kuning dari wasit Suyanto.

Sejak kick off ditiup wasit Suyanto, kedua kesebelasan memperagakan saling menyerang. Peluang emas di babak pertama terjadi di menit ke 28, saat Ndiaye Pape Latyr yang lolos dari hadangan pemain belakang Hermawan. Sayang, tendangan pemain asal Senegal itu masih mampu ditangkap kiper PBR Denis Romanov.

Sedangkan peluang tim tamu PBR diperoleh lewat Kim Jefrey Kurniawan di menit ke 40 saat memperoleh umpan matang dari David Laly. Lagi-lagi kesempatan itu melayang kendati sudah berhadapan dengan kiper Persegres Sukasto Effendi.

Memasuki 5 menit babak pertama, akan berakhir, kedua kesebelasan silih berganti melakukan serangan. Namun, tak satupun gol tercipta sampai wasit Suyanto meniup pluit babak pertama berakhir. Kedudukan antara Persegres kontra PBR masih tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, PBR tetap mendominasi jalannya laga. Pada menit 53 pemain PBR David Laly memperoleh emas saat melepaskan tembakan ke gawang Persegres namun tidak berbuah gol.

Pada menit ke 60 Persegres memperoleh peluang saat tendangan Kacung Khoirul Munif ditepis kiper PBR Dennis Romanov. Peluang terjadi kembali tercipta di menit ke 64 melalui pemain pengganti Persegres Elthon Maran yang membentur tiang atas.

PBR juga membuka peluang lewat mantan pemain timnas Talouhu Musafri menit 68. Namun, gagal membuahkan hasil. Empat menit kemudian, Kim Jeffrey Kurniawan nyaris mencetak gol ke gawang Persegres karena sudah berhadapan dengan kiper Sukasto Effendi.

Skor akhir tanpa gol tetap bertahan hingga wasit Suyanto meniup peluit panjang akhir pertandingan.

Menanggapi hasil pertandingan ini pelatih PBR Antonic Dejan ini sepak bola yang melelahkan. Sehingga, penonton tidak bisa melihat permainan yang terbaik. Hasil 0-0 sudah maksimal.

"Persegres tim yang bagus meski bermain 10 pemain. Soal tidak dapat penalti itu keputusan wasit nanti kita proses," katanya.

Sementara itu, pelatih anyar Persegres Angel Alfredo Vera menuturkan, dari awal lawan PBR bukan pertandingan mudah. Selain itu, tidak banyak untuk memperbaiki tim karena terbatasnya waktu.

"Meski baru datang ke Gresik saya coba kasih spirit kepada pemain. Disamping itu, latihan terus diperbaiki," tandasnya.(ARZ)

Gubernur Pastikan Lokalisasi Dolly Ditutup 19 Juni

Gresiknews1,Surabaya - Gubernur Jatim Soekarwo berani memastikan lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara, Dolly di Surabaya akan ditutup pada 19 Juni 2014.

Ini setelah Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya melakukan koordinasi pematangan penutupan Dolly pada hari ini. "Dari hasil koordinasi yang kami lakukan dengan Pemkot, Dolly dipastikan akan ditutup 19 Juni. Jadi, sebelum Puasa sudah tidak ada aktifitas lagi di Dolly," kata Gubernur Jatim Soekarwo di gedung negara Grahadi Surabaya, Rabu (23/4/2014).

Gubernur Jatim Soekarwo bertemu dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Keduanya melakukan pembicaraan khusus terkait penutupan Dolly. Kepastian tanggal 19 Juni berdasarkan pertimbangan matang dari Pemprov dan Pemkot termasuk menyiapkan keterampilan mereka yang sekarang menghuni kawasan tersebut. 

Dalam rentang waktu selama tiga bulan ini akan disiapkan penghuninya termasuk pemilik wisma. Penghuni akan dibekali keterampilan, sedangkan pemilik wisma akan diajak bicara menyangkut keberlangsungan wismanya. 

Pemprov dalam kaitan ini siap memfasilitasi apa yang diminta Pemkot Surabaya. "Apakah itu menyangkut dana atau pelatihan para PSK, termasuk kemudahan dalam pembelian wisma milik mucikari," imbuhnya. 

Gubernur mengakui penutupan untuk Dolly ini sangat sulit, karena banyak pemodal besar dalam arti mucikari yang memiliki wisma dan kekuatan di luar itu. "Tapi bukan berarti tidak bisa ditutup, makanya pendekatan selalu dilakukan. Dan teknisnya sudah dibicarakan dengan Bu Risma," ujarnya. 

Upaya penutupan ini karena Pemprov maupun Pemkot melihat gejala sosial terhadap PSK memprihatinkan. Mereka rata-rata tercekik hutang dengan mucikari, sehingga tidak bisa lepas atau bertobat. 

Karena itu, ke depan mereka diberi modal agar bisa berbisnis. Pemkot sudah menyiapkan skema pembiayaan. "Bahkan bila perlu Bank UMKM Jatim kami kerahkan untuk memberi kredit," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, ada beberapa mucikari di Dolly yang sudah mengutarakan kepadanya untuk menjual wismanya. "Ada tokoh mucikari di sana yang sudah menghubungi saya untuk menjualnya. Hal ini didukung penuh oleh Gubernur dan siap akan memberikan dana untuk pembebasan lahan," ujarnya. 

Setelah dilakukan pembebasan atau pembelian wisma tersebut, lanjut Risma, nantinya bisa diubah peruntukannya. "Bisa saja digunakan untuk sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) atau diubah menjadi taman," ungkap Risma. 

Khusus untuk penutupan lokalisasi Dolly, Pemkot Surabaya, lanjut dia, bukan berencana untuk memulangkan para PSK di sana namun melakukan rekondisi terhadap para PSK yang ada di lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara tersebut. 
"Tidak ada yang dipulangkan. Semuanya diberi pelatihan kerja, supaya bisa usaha mandiri dan mendapat bekal kerja," pungkasnya.(ARZ)

Sering di Gusur, PKL wadul DPRD Tuban

Gresiknews1,Gresik - Kesal karena seringkali menjadi korban penggusuran, puluhan Pedagang Kaki Lima ( PKL ) berunjukrasa di depan gedung DPRD Tuban, Jawa Timur. Mereka menuntut janji para anggota dewan pada saat kampanye, yang kerap mengeluarkan janji manis, untuk mensejahterakan para PKL.

Unjukrasa digelar sekitar 30 PKL yang menjadi korban penggusuran Satpol PP, di kawasan Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo, Tuban. Sambil membentangkan poster, mereka berorasi mengecam para anggota DPRD Tuban yang dianggap tutup mata, pada nasib mereka yang kerap menjadi bulan bulanan Satpol PP.

Dalam orasinya, mereka menuntut janji manis para Anggota Legislatif yang kerap mengobral janji untuk mensejahterkan para PKL, terutama disaat musim kampanye. PKL menilai para anggota DPRD telah berbohong dan ingkar janji atas apa yang mereka ucapkan pada saat kampanye pencalonannya dahulu.
Pasalnya, disaat para PKL tengah kesusahan karena kerap digusur Satpol PP, seluruh anggota DPRD justru tutup mata. Para PKL menganggap anggota DPRD hanya sibuk dengan urusan pribadi tanpa memperdulikan PKL yang kini tak memiliki tempat berdagang lagi, akibat menjadi korban penggusuran oleh Satpol PP.
“Kami minta Bapak – Bapak dewan peduli dengan nasib kami, mana janjimu dulu,”teriak Usman, salahsatu PKL dalam orasinya.

Sayang, dalam aksinya ini. Para PKL hanya justru tak mendapatkan tanggapan sama sekali dari anggota DPRD. Sebabnya karena pada saat aksi berlangsung, seluruh anggota DPRD Tuban sedang tak ada ditempat. Para PKL hanya ditemui, Supriyanto, Asisten Dewan ( Sekwan ) yang kebetulan sedang masuk kerja. Mereka pun memilih membubarkan diri dan mengancam akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar.

“Memang saat ini, Anggota Dewan sedang ada Kunker keluar Kota sehingga tak dapat menmui PKL, tapi saya berjanji akan menyampaikan aspirasi PKL ke para anggota Dewan, agar ditindaklanjuti, “ujar Supriyanto. (ARZ)

Polisi Gagalkan penyeludupan Pupuk puluhan ton

Gresiknews1,Tuban - Aparat Kepolisian Resort Tuban, Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ton pupuk ilegal bermerk palsu. Pupuk yang diketahui berkadar nutrisi kimia dibawah standart ini, diduga hendak diedarkan dan dijual ke para petani di Tuban dengan harga yang lebih murah.

Sebanyak 90 karung pupuk bermerk phosnka ini, berhasil di amankan petugas di didaerah Rengel dan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat ditangkap pupuk yang memiliki kadar nutrisi dibawah standar ini, tengah diangkut menggunakan tiga unit pick up masing – masing memuat 30 karung pupuk ( tiga pick up total 90 karung ) dengan bobot sekitar 30 ton pupuk. Pupuk ini, diduga hendak diedarkan ke petani di daerah Kecamatan Soko dan Rengel, Kabupaten Tuban, dengan harga jual dibawah seratus ribu rupiah perkarungnya. Saat ini, ketiga unit pick up berikut seluruh muatan pupuk, telah diamankan petugas ke Mapolres Tuban sebagai barang bukti.

Terkait kasus ini, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat menyatakan upaya penyelundupan pupuk yang merugikan petani ini, berawal dari laporan warga masyarakat yang mengeluh atas peredaran pupuk palsu. Atas laporan ini, petugas yang melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil mendapati dan menghadang tiga unit pick up bermuatan pupuk di dua tempat berbeda, masing masing di daerah kecamatan soko dan rengel, Tuban. Karena dianggap mencurigakan ketiga pick up bernomor polisi B 9327 F, h 1682 Dh, dan S 8754 JD, berikut muatan pupuk langsung dibawa petugas ke Mapolres Tuban untuk diamankan.

“Kita amankan di daerah Rengel dan Soko, masing – masing muatannya mencapai 30 karung, saat ini masih dalam pemeriksaan petugas, “ujarnya.

Dalam pemeriksaan dan uji lab. Diketahui bahwa pupuk ini ternyata memiki kadar nutiri kimia jauh dibawah standar yang berlaku. Untuk mengelabui petani, pupuk ini tak hanya dijual lebih murah dibawah seratus ribu rupiah per karungnya, namun juga menggunakan nama merk samaran yakni bermerk phosnka ( yang asli adalah phonska produk petrokimia gresik ). Pupuk ini diduga sengaja didatangkan dari luar daerah untuk di edarkan ke wilayah Tuban, karena saat ini sedang memasuki musim tanam padi. “Merk yang tertera di kemasanya tertulis Phosnka bukan Phonska mas, harganya lebih murah, “tambahnya.

Selain mengamankan dan menyita barang bukti pupuk. Petugas juga masih memeriksa tiga sopir pick up serta seorang pemilik pupuk yang identitas masih disembunyikan. Mereka masih menjalani pemeriksaan tertutup di ruang penyidik Satreskrim Polres Tuban dan masih berstatus saksi. “Kami belum menentukan siapa tersangkanya mas, kasus ini masih terus kita kembangkan, “kata AKP Wahyu Hidayat.

Jika terbukti bersalah maka para pelaku akan dijerat Undang – Undang budidaya tanaman dan perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.( ARZ )
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Gresik News 1 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger